MENANGISLAH BUMIKU

MENANGISLAH BUMIKU 


...


Hujan dan badai menerpa di setiap sudut menjadi gelap gulita

Bumi marah dan langit pun merintihkan air mata 

Pohon pepohonan tumbang meronta 

Batu bebatuan mengikis merata


Super marketing tempat mengadu nasib 

Pemberi seribu harapan bukan hanya segenggam bekal sehari 

Ternyata super marketing itu tersapu rata bagai hujan membasahi

Dan semua tanaman terbasmi bagai longsor bumi menggoncang 


Kini batu pasir telah meratakan 

Tembok beton pun di dudukan

Tiang besi juga di berdirikan kokoh

Tower tertanam siap menginjak dan membunuh 


Setiap sudut ruang terang benderang 

Secercah harapan terhanyut di telang

Mau mengadu kepada siapa lagi?

Tubuh yang kekar layulah sudah ditangan besi


Tubuh ini lapar juga dahaga

Kering bagaikan hanya seseorang di gurun sahara

Mau cari dimana lagi? Kepada siapa lagi?

Tanahku telah di remuk kini jantungku tak berdegup


Bumi menggoncang langit pun mendung

Laut menderu pohon pun tumbang

Hujan badai datang tanpa diundang

Namun itu hanyalah tipu sebab pasti ada sebab


Jiwa yang tenang dan hati damai kini di rengut hilang dalam badai yg tak akan bersemi kembali 

Semua mengalir deras dan terhanyut terbawa arus dalam suasana era modern

Semua yang dulu merindu kini tinggal bayang semu 


Semua mau menjadi matahari biar menerangi jagad raya

Mencakar langit dalam setitik kolong jarum

Tak duga itu hanya membuka pancaran terik panas membakar tubuh

Untuk menjadi cahaya di tengah kebohongan yang gelap tapi itu bukan saatnya sebab itu hanyalah sebuah fatamorgana yg menerawang tapak batas waktu. 


...

( YT )

Mrk, 18/07/2023

Komentar

Postingan Populer