Malam Akan Kembali

 

Siuran burung tiada henti, bertanda keluh kesah datang membisu bukan ambisi bukan pula kunci namun samar-samar mengecap intisari
DocPrabadiBersamaKawan

 

Malam Akan Kembali

...


Melewati panjangnya malam, banyak bunyi yang kami dengar dan rasakan sensasi daripada dentuman gerimis dan mendung malam tanpa bergelimang


Menikmati kopi memang pahit tapi menyeduh yg menghangatkan

Banyak tubuh beristirahat bermimpi dengan tampil beda berharap ada titik celah 

Sepintas terlihat estetik, ternyata mimpi bukan lahir dari mimpi mata buta 


Fajar itu telah sinari, tak jauh dari tempat dimana burung surga menari

Ayam berkokok lantang, agar yg berkedok mesti terus mencari 

Membongkar perlahan walau tak tepati sebab hanya secangkir kopi yg temani


Malam yg panjang tak sepadan merubah posisi

Bergelut beban bukan gengsi yg dihadapi tapi keadaan adalah saraf merubah diri 


Siuran burung tiada henti, bertanda keluh kesah datang membisu bukan ambisi bukan pula kunci namun samar-samar mengecap intisari


Kami mengakhiri malam, melawati bulan, menjemput sinar deraian penuh rentetan

Terkesan seberkas cahaya yg terpatri di embun pagi

Namun apalah daya, entahlah hari esok kami kan kembali duduk ngopi lagi. 


[YT]

Mrk, 16 Mei 2023.

Komentar

Postingan Populer