TAMBANG HARUS TUMBANG
TAMBANG HARUS TUMBANG
...
Tambang bagai anak yg dimiliki oleh sepasang kekasih
Anak adalah harapan bangsa dan negara terutama dalam keluarga
Bagaimana jika anak itu malang murung-kening kuning-kemuning ?
Bagaimana dengan harapannya? Kemana orang tuanya? Siapa pengasuhnya!
Ini tentang hak hidup yg sedang dirampas
Oleh mereka yang punya otoritas
Kewenangan atas perluasan kesinisan melalui janji manis
Tanah ini di pandang sebelah mata oleh penguasa yg mencari kuasa untuk jadi wangsa diatas bangsa yg tak pu kuasa
Tanah ini bukan negeri tak bertuan bukan pula tanah kosong dan bukan juga tempat meng-omong kosong
Kehadiran tambang industri di Papua bagai cinta dari Tionghoa yg namanya Virus Corona
Keberagaman budaya kearifan lokal masyarakat mulai tercela
Mata pencaharian utama tak bisa menelaah
Hilang entah kemana tentang semua habitat yg menghidupkan manusia?
Tambang bukan pemberi solusi tetapi tambang hanya berisi delusi dan ambisi untuk eksploitasi manusia dan eksplorasi sumber daya alam di bumi
Rakyat kecil hanya memanen kusut yg tak kurang dan tak lebih hanya menjerit
di tengah padatnya tambang yg tak tepat hingga wajah cemberut
sebab hidup tak sehat justru sakit dan berobat pun semakin rumit
Memperluas tambang adalah mempersempit wawasan
Membakar kawasan hutan adalah memperbanyak kematian
Menanam kepada sawit adalah mencabut nyawa habitat
Merampas tanah adat adalah merampok semua ekosistem
Menjual tanah adalah kapitalisasi diri dan komoditas dalam keluarga
Memberi izin tambang adalah memberi izin cabut nyawa
Semua tunggu waktu! Siapa yg tabur Kejahatan, Penjajahan, Penindasan, Pembunuhan dia akan menuai setimpal menabur.
...
[YT]
RB, 29 Mei 2023
![]() |
| Doc, Pembukaan Lahan Sawit di Merauke |

Komentar